note : Ga semua yang tertulis di sini mewakili saya lho, yang baik-baik mungkin iya.... ;p

Cinta tidak akan pernah mati meski seseorang yang teramat kamu sayangi beranjak pergi meninggalkan kamu dalam sepi sendiri..
note :
Orang bijak bilang, kita harus punya cita-cita setinggi langit. ya bener, bener banget.. Cuma ga tau apa yang salah sama diri gue, akhir-akhir ini gue merasa hidup kaya zombie (emang zombie hidup?), mending jadi zombie jail yang iseng nakutin orang, ini gue kaga, zombie garing yang kejebak rutinitas! ga seru!
Bapak itu bertanya, "Mas, tau rumahnya pak Ujang?"
Seandainya hatimu adalah sebuah system,




Gue baru selesai baca buku Nasional.is.me, tanggal 09/10/2011 tadi beli di Gramedia Depok. Kebetulan buku ini gue juga yang nulis, maksudnya kebetulan sama nama depannya.. :D


Meskipun tanpa sutradara dan konsep ndakik-ndakik, video klip ini akan mengingatkan kita akan peristiwa tersebut sepanjang masa. Banyak sekali tawaran untuk membuat video klip lagu Jogja Istimewa ini, tapi saya tidak bisa membayangkan bentuk lain. - Jogja Hiphop Foundation






Ya, bingung bilamana saya harus menggunakan kata "Aku" atau "Gue" dalam berinteraksi dengan temen. Untuk percakapan langsung sih praktis ga ada masalah, soalnya saya tau persis siapa yang saya ajak bicara.A person who is interested in technology, especially computing and new media. Geeks are adept with computers, and use the term hacker in a positive way, though not all are hackers themselves.
Seorang Geek biasanya sulit beradaptasi dengan dunia luar. Karena tiap harinya hanya berkutat pada dunia komputer. Sedikit ada kesamaan dengan Hacker. Perbedaan yang paling mencolok dari Geek adalah tidak selamanya ia mengenal baik celah keamanan pada komputer. Jadi seorang Geek bukan berarti Hacker. Ilmu komputer tidak sedang mengangkat definisi melalui pengalaman pribadi. Namun, itulah definisi Geek yang tengah berkembang belakangan.
Geek : a person with an unusual or odd personality
Geek : pribadi yang ‘berbeda’ dari sekitarnya, memiliki kegemaran terhadap satu hal atau lebih,terutama yang memiliki level intelektual sangat tinggi. (yang di coret ga masuk di gue. hehe)
Kamis, 10 Desember 1959
Siang tadi ketika memomong kera, aku bertemu dengan seorang (bukan pengemis) yang tengah memakan kulit mangga. Rupanya ia kelaparan. Inilah gejala yang mulai nampak di ibukota. Dan kuberikan Rp. 2.50 dari uangku. Uangku hanya Rp. 2.50 waktu itu (Rp. 15 uang cadanganku).
Ya, dua kilometer dari pemakan kulit "paduka" kita mungkin lagi tertawa-tawa, makan-makan dengan istri-istrinya yang cantik. Dan kalau melihat gejala pemakan kulit itu, alangkah bangganya hatiku. "Kita, generasi kita, ditugaskan untuk memberantas generasi tua yang mengacau. Generasi kita yang menjadi hakim atas mereka yang dituduh koruptor-koruptor tua, seperti Iskak, Djodi, Dahjar, dan Ibnu Sutowo (nama pejabat tinggi -red). Kitalah yang dijadikan generasi yang akan memakmurkan Indonesia."
Yang berkuasa sekarang adalah orang-orang yang dibesarkan di zaman Hindia Belanda almarhum. Mereka adalah pejuang-pejuang kemerdekaan yang gigih. Lihatlah Sukarno, Hatta, Sjahrir, Ali, dan sebagainya. Tapi kini mereka telah menghianati apa yang diperjuangkan. Sukarno telah berhianat terhadap kemerdekaan. Yamin telah memalsukan (atau masih dalam zaman romantik) sejarah Indonesia. Hatta tak berani menyatakan kebenaran (walau kadang-kadang ia menyatakan). Dan rakyat makin lama makin menderita. "Aku besertamu, orang-orang yang malang".
Indonesia sekarang turun, dan selama tantangan sejarah belum dapat dijawabnya, ia akan hancur. "Tanahku yang malang". Harga barang membubung, semua makin payah. Gerombolan menteror. Tentara menteror. Semua menjadi teror.
Siapakah yang bertanggung jawab atas hal ini? Mereka generasi tua : Sukarno, Ali Iskak, Lie Kiat Teng, Ong Eng Die, semuanya pemimpin-pemimpin yang harus ditembak di lapangan banteng. Cuma pada kebenaran masih kita harapkan. Dan radio masih berteriak-teriak menyebarkan kebohongan. Kebenaran cuma ada di langit dan dunia hanyalah palsu, palsu.
Hari eksekusi. Berangkat ke Gunung Agung sambil mikir apa masih ada ya bukunya? syukur masih ada! Gue ambil satu, lihat harga, menuju kasir, bayar, bawa pulang sambil mikir kenapa bisa buku setebal ini bisa murah banget harganya cuma 60 ribu rupiah!
Warung kopi Blandongan, adanya daerah Banguntapan Bantul, deket palang pinta KA Gowok kalo ga salah, Disebut warung meskipun layak juga kalo mau di sebut kafe karena kan emang jualan kopi ;p . Jangan bayangin interior cantik macam kafe modern yang dingin ber AC dan suasana yang cozy plus musik, disini yang ada hanya kehangatan dalam kesederhanaan.. cieeh.. :D
Aku menyebutnya Ungu, warna hasil perpaduan antara Violet pada spektrum dengan panjang gelombang 420 dan 380 nanometer, dan Magenta.