Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Friday, December 26, 2014

Catatan Akhir Tahun - Part 1

0 comments
Oke, sekarang udah akhir tahun 2014 dan ini adalah postingan pertama (dan terakhir) saya di tahun ini. Jadi ini bakal jadi review sial singkat tahun ini.

Laptop mati.
Awal tahun adalah musim ketika ujan bisa dateng kapan aja, dan di Jakarta ini hujan selalu identik dengan banjir. Kos yang saya tempati selama ini ga pernah sekalipun kena banjir sebelum suatu siang di hari Jumat di bulan Januari 2014, kawan kos menghubungi saya dengan panik bahwa air banjir sudah masuk ke kamar. Air udah sebatas mata kaki ketika saya sampai.
Kejadiannya semakin dramatis waktu saya mendapati beberapa beberapa buku yang semalam saya biarkan berserakan di lantai telah mengambang di  atas air banjir yang tenang. Ada juga tas berisi lensa kit Nikkor 15-55 mm yang berusaha mati-matian untuk tidak tenggelam. Tasnya memang basah, untuk isinya tidak.
Laptop Toshiba L510 menjadi yang paling nestapa. Bagaimana tidak, gue baru menemukannya terendam di lantai kamar ketika air sudah banjir menyurut, lalu buru-buru saya angkat tapi rasanya sia-sia. Pernah dibawa ke tukang laptop untuk dicoba diperbaiki, kemudian nyala sebentar sebelum akhirnya tiba pada keadaan yang mana kita semua paham.

Tivi mati
Saya ga inget persis kapan tivi saya mulai menunjukkan gejala-gejala aneh dengan tiba-tiba berubah saturasi warnanya. Sebenernya ini bukan "tivi" juga, melainkan monitor bekas PC + Tivi tuner yang CPU-nya udah wafat terlebih dahulu. Sesaat sebelum wafat, gambar yang muncul dari monitor ini sering tiba-tiba berubah warna jadi kemerah-merahan. Mungkin dia dibunuh.

Hape mati
Kejadiannya belum lama, sekitar satu bulan kemarin. Yang membuat kematiannya dramatis pada hari Jumat siang jam 14.00 tgl 21 November 2014 adalah waktu itu saya sedang mau jalan ke Lampung bersama beberapa kawan, dan hape itu adalah satu-satunya sarana komunikasi yang saya punya. Siang itu saya benar-benar lunglai, gelisah, putus asa, lemah, letih, dan lapar.



Wednesday, July 18, 2012

I've lost my soul

0 comments
image by korinoryu.deviantart.com
Tak berasa udah sebulan lebih saya ga update blog ini, well bisa jadi ini adalah pertanda bahwa memang ada sesuatu yang ga beres dengan raga terutama jiwa saya akhir-akhir ini. I think I've lost my soul.

Posting terakhir tanggal 7 Juni, tentang UEFA UERO 2012. England kalah adu pinalti lawan Italy. Akhirnya Spain yang juara dengan kalahin Italy 4 - 0.

Beberapa kejadian lain abis itu :

  • Umar Patek, terpidana kasus Bom Bali I dan malam Natal minta maaf di TvOne.
  • Pilkada DKI udah selesai digelar, Foke-Nara dan Jokowi-Ahok bakal tanding lagi di putaran ke-2. Sedangkan jagoan INDEPENDEN gue Faisal Basri ada di posisi 4. dibawah HNW calon dari PKS dan diatas Alex Nurdin yang dibawa GOLKAR dan konon 14 partai lain. Paling bontot calon Indie juga Hendardji Supandji. (bener kan yes?)
  • Roger Federer kalahin Andy Murray di Final Wimbledon 2012. itu gelar Wimbledon ke 7 dan Grandslam-nya ke 17. Legend in the making, oh no wait, He is a legend!.
  • Bosen banget kerja, tapi tetep harus kerja juga. Mau makan ape gue?
  • Kagawa jadi pindah ke Manchester United.
  • Indonesia tersingkir dari AFF Cup U-22
  • Sule masih pesek, Nunung masih gendut dan belum jadi kawin.
  • Saya bingung kasih judul tulisan ini apa.

Friday, April 13, 2012

Crazy Little Thing Called Love

0 comments
This thing called love I just can't handle it
This thing called love I must get round to it
I ain't ready, Crazy little thing called love
This thing called love It cries In a cradle all night
It swings, It jives, It shakes all over like a jelly fish
I kinda like it, Crazy little thing called love 

...

Yak, itu adalah potongan lirik lagu dari Queen yang beberapa hari terakhir ini jadi soundtrack hari-hari saya. Ga tau juga kenapa si Freddy Mercury ga ada capek-capeknya nyanyi lagu itu terus di kepala gue, ga bosen apa Fred? Gue request lagu Don't Stop Me Now eh malah dia nyanyi Crazy Little Thing Called Love-nya tambah kenceng. Pake acara di fals-fals-in pula. Oke Freddy.. Okee.. gue nyerah, silahkan nyanyi semaumu! Lalu hening, dan freddy menjawab, "Guk!". Itu freddy yang lain, anjing tetangga depan kost. Si Freddy yang penyanyi lanjutin nyanyi..

... 
There goes my baby
She knows how to Rock n' roll
She drives me crazy
She gives me hot and cold fever
Then she leaves me in a cool cool sweat 


I gotta be cool relax, get hip
Get on my track's
Take a back seat, hitch-hike
And take a long ride on my motor bike
Until I'm ready
Crazy little thing called love 

...

Brian May lagi solo gitar, John Deacon lagi kencing, dan Roger Taylor lagi nge-gebukin drum-nya yang udah pasrah ketika Freddy tiba-tiba nyamperin gue lalu bilang, "Makanya, jangan pernah menganggap kecil arti cinta. Ketika cinta dia datang dan kamu belum siap, maka zzzapppp! dia akan menghilang dalam sekejap. Ngarti lu tong?". Gue ngangguk-ngangguk gak ngerti, bisa-bisanya dia bilang  jangan menganggap kecil arti cinta sedangkan dalam nyanyianya tadi dia bilang cinta sebagai sesuatu kecil yang gila? Bujub!!!!
Ah.. Si John Deacon udah selesai kencing, kayaknya belum cuci tangan, mereka lanjut nyanyi..


...
I gotta be cool relax, get hip
Get on my track's
Take a back seat, hitch-hike
And take a long ride on my motor bike
Until I'm ready

Crazy little thing called love

This thing called love I just can't handle it

this thing called love I must get round to it
I ain't ready
Crazy little thing called love...



Sekarang udah jam 1 dini hari, dan mereka masih nyanyi.

Saturday, April 7, 2012

#Kuliner - Talaga Sampireun

0 comments
image @talagasampireun.com
Ada tempat makan yang asik nih di daerah Bintaro, namanya Talaga Sampireun! Tempatnya bener-bener super enak buat buat makan + ngobrol. Tempatnya loh ya, bukan makanannya yang super enak. :p

Jadi gini, konsep tempatnya tuh semacam saung-saung tempat makan di atas danau, ada juga floating deck tanpa atap dengan lampu lampion di atasnya, romantis sih kalo makan disitu berdua doi, apalagi sambil ujan-ujanan... hahaha.. :))


Image by eko` nugroho @picassaweb
Senja menjelang malam adalah waktu terbaik untuk makan disini, jadi sambil makan bisa menikmati lightning yang cakep banget. Enaknya sih pesen tempatnya dulu biar dapet tempat yang enak, 'coz lumayan rame juga ini tempatnya. Untuk tempat gue kasih score 9 dari 10

Oke sekarang soal rasa, menurut gue enak sih tapi ga terlalu istimewa amat, score 7 lah dari 10, atau bisa jadi mungkin masakan + minuman yang gue pesen bukan masakan andalan mereka jadi ya biasa aja gitu. Daftar menu-nya bisa dilihat disini.

Harga makanan + minumannya kalo dibandingin rasa sih agak kemahalan, cuma kalo melihat kenyamanan tempat dan service nya ya oke lah. Score 7 dari 10 untuk harga.



Friday, March 30, 2012

Bodongs Day

0 comments
image on slowbarcelona[dot]es
Yak, today is Bodongs Day. Dalam beberapa jam ada dua kebodongan yang gue lihat dan terjadi di sekeliling gue hari ini..

Pertama, saking pengennya nonton film The Raid a.k.a Serbuan Maut tapi kaga ada temen, gue iseng aja jalan sendiri ke XXI Kalibata. Sumpah, ternyata ga enak banget ke bioskop sendirian! Film-nya sih yakin keren, tapi tetep aje kan iseng ga ada temen ngobrol sebelum dan setelah pilm-nye diputer. Jalan pergi-pulang sendiri, antri karcis sendiri, ngobrol sendiri, senyum-senyum sendiri.. (wah malah gendeng) dus, ternyata, ini adalah awal dari kebodongan yang terjadi di sekeliling gue dalam 3 jam terakhir!

Kedua, kali ini bukan gue yang bodong, tapi bapak-bapak yang bawa anak kecil, sekitar umur 5 tahun, nonton Film The Raid. Lah udah jelas gitu ada keterangannya waktu beli tiket kalo ini film untuk Dewasa. Bayangin aja banyak adegan sadis berdarah-darah di tonton anak-anak gitu? -_- 

Ketiga, adalah kebodongan mbak tukang sobek karcis yang mengizinkan si anak kecil yang dibawa bapak tadi masuk. ck..ck..ck..

Keempat, gue lupa isi penuh bensin motor gue padagal besok -bentar lagi- harga bensin -kalo jadi- bakal naik 1500,-.

Kelima, gue laper dan males beli makan.

Keenam, gue tadi bilang cuma dua kebodongan dan ternyata ini udah poin ke enam. ah... sudahlah!

Friday, December 16, 2011

Suatu Masa Zonder Cita Cita

0 comments
Orang bijak bilang, kita harus punya cita-cita setinggi langit. ya bener, bener banget.. Cuma ga tau apa yang salah sama diri gue, akhir-akhir ini gue merasa hidup kaya zombie (emang zombie hidup?), mending jadi zombie jail yang iseng nakutin orang, ini gue kaga, zombie garing yang kejebak rutinitas! ga seru!

Flashback. Dulu kalo ditanya cita-cita gue apa pasti dengan segera dan semangat bilang, jadi dokter, kalo besok ditanya lagi, jadi tentara, besoknya lagi ditanya, jadi guru! berubah-ubah tiap hari emang gue ada bakat tidak konsisten dari kecil.. heuhue.. tapi paling engga ada sesuatu yang besar yang gue penginin, yang gue impiin.

Sekarang, kalo ditanya target 5 taun lagi pengin ngapain? err,, err,, bingung dah gue jawabnya! Ini salah. salah banget, dan ga mau juga terus-terusan di kondisi seperti ini!

Comfort Zone (Capslock Italic Bold!) Mungkin itu salah satu yang menahan gue di kondisi seperti ini. Terlalu nyaman dengan semuanya dan gue harus secepetnya keluar dari kondisi ini..!! *angkatdagu *kepaltangan *pandangankeatas *sambilteriak....MERDEKA!!!! halaaaahh!



Sunday, November 27, 2011

Finding Pak Ujang

0 comments
Kejadiannya baru aja, ketika gue mau beli Aqua galon di sebuah warung langganan. Pas gue standarin motor dan nurunin galon kosong, ada bapak-bapak nyamperin gue.

Bapak itu bertanya, "Mas, tau rumahnya pak Ujang?"

Gue jawab sambil bingung, "Pak Ujang yang mana? Alamatnya di mana Pak?"

"Ini jalan apa, mas?", tanya Bapaknya.

"Ini gang Potlot, Pak Ujang yang di cari alamatnya di mana Pak?", Jawab gue, sambil nanya balik.

"Alamatnya ketinggalan"

"Bapak ini dari mana?" selidik gue.

Bapak itu bilang, "Dari lampung."

"Nah Pak, gimana saya mau bantu kalo bapak ga tau alamatnya?" sambil gue bayar galon, dan bapaknya pun pergi.

Sekitar 50m dari tempat gue si bapak itu gue lihat berbincang sama orang yang nongkrong di situ. Ga tau juga apa yang mereka obrolin, mungkin si bapak itu masih usaha juga nanya rumah Pak Ujang.

Ketika bapak-bapak itu tadi nyamperin gue terus bertanya rumah Pak Ujang, sebenernya ada dua pikiran di otak gue, pertama orang ini bener-bener nanya, atau orang ini cuma pura-pura bertanya untuk sebuah maksud jelek? Bukan berburuk sangka, cuma sedikit waspada perlu juga kan? :]

Sunday, November 13, 2011

Marhaen, Sebuah Kisah

0 comments
Sukarno, untuk semua orang yang akrab dengannya pasti juga akrab dengan istilah MARHAEN yang sering diucapkannya untuk menyebut rakyatnya. Tadinya gue pikir Marhaen tuh dari bahasa mana gitu yang artinya kurang lebih "rakyat biasa" atau "jelata. "

Ternyata salah, Marhaen adalah nama orang. Seorang petani yang banting tulang untuk memenuhi hidupnya. Meski si Marhaen ini petani miskin tetapi semua yang dipunyainya adalah milik sendiri, mulai dari sawah sempitnya, cangkulnya, dan semuanya, termasuk rumahnya, meski sangat sederhana, adalah milik sendiri!.

here's the complete story... (beberapa bagian gue edit dikit tanpa mengurangi maknanya)

Thursday, October 27, 2011

Manifesto Pemuda Yang Dibungkus Rekayasa

0 comments
Gue baru bisa ngerti alasan kenapa Soe Hok-Gie dulu tahun 1959 dalam sebuah tulisannya pernah bilang "Yamin telah memalsukan (atau masih dalam zaman romantik) sejarah Indonesia". Jawabannya gue temuin secara ga sengaja barusan di program Mata Najwa, edisi Manifesto Pemuda, yang membahas tentang sumpah pemuda dan pembelokan sejarah yang menyertainya.


Buat kita, atau paling ga buat gue pribadi, selama ini menganggap bahwa Sumpah Pemuda adalah peristiwa maha penting yang akan menjadi cikal bakal negara ini. Tapi tahukan kalian sampai tahun 1970 peristiwa ini tidak dianggap, bahkan tidak pernah masuk dalam kurikulum pendidikan kita?

Ichwan Azhar, seorang ahli yang jadi narasumber tadi bilang bahwa peristiwa ini tidak penting dalam sejarah kemerdekaan kita. Alasannya begini :
  1. Tidak ada semacam upacara ataupun sumpah yang diikrarkan dalam pertemuan tersebut. Pertemuan ini adalah kerapatan pemuda biasa yang tidak dapat dikatakan mewakili Indonesia keseluruhan. Bahkan sebagaian besar dari mereka menggunakan bahasa Belanda dalam percakapan sehari-hari, dan jarang berbahasa Indonesia.
  2. Ketiga poin rumusan naskah Sumpah Pemuda yang dicita-citakan itu sudah ada. Jauh sebelum tahun 1928. Sebagai bangsa kita sudah ada sejak jaman Nusantara. Mubazir kan bila mencita-citakan yang sudah ada? nah, justru satu-satunya hal yang belum ada saat itu adalah Negara! Tapi coba liat, ga ada kan hasil konggres pemuda yang menyatakan bernegara satu, Negara Indonesia? Padahal itulah cita-cita kita waktu itu, kemerdekaan! (yang kelak akan kita proklamirkan tanggal 17 Agustus 1945)
Kalimat "Sumpah Pemuda" mulai digunakan Yamin pada tahun 1950, ketika dia menjabat sebagai menteri pada pemerintahan Soekarno. Yamin menggunakan kata Sumpah untuk lebih mensakralkannya dan kemudian mengambil keuntungan atas hal tersebut sebagai politik jangka pendek dan pengagungan diri yang menunjukkkan eksistensi dirinya dalam sebuah pertemuan tahun 1928 (waktu itu dia jadi bendahara). Mungkin ini yang melandasi Soe Hok-Gie menulisa bahwa Yamin telah "memalsukan" sejarah Indonesia. Tulisan lengkapnya pada Kamis 10 Desember 1959 bisa dibaca di sini.

Dengan nulis ini, gue tidak sedang menafikkan pentingnya persatuan buat kita, sama sekali bukan. Justru menurut pendapat gue pribadi, apalagi akhir-akhir ini ketika bangsa Indonesia diterpa isu disentegrasi, peristiwa ini malah menjadi lebih terasa "penting", bagaimana "Sumpah Pemuda" itu dimistifikasi, dimitologisasi sedemikian rupa untuk memberikan rasa persatuan, meskipun itu hanya rekayasa.

Sunday, October 23, 2011

Ciao, Marco!

0 comments
Still can't quite believe it ketika gue nulis ini. Marco si pembalap bengal ini meninggal setelah kecelakaan hebat yang melibatkan Collin Edwards dan Valentino Rossi pada lap kedua MotoGP race di Sepang, Malaysia.

Dia memberi warna pada MotoGP dengan sikap, rambut kribo, dan style balapnya. Agresifitas balapnya membuat banyak orang menjuluki sebagai The Next VR46. He was a character, a maverick, and an amazing racer. Legend in the making. Now, we lost that badboy. 

This is how i will remember him.
R.I.P Marco Simoncelli. 
20 Jan 1987 - 23 Oct 2011.
A star on and off the track. Our thoughts and condolences are with you.





My life, My Race. - marco simoncelli -


Thursday, October 20, 2011

Error 404 : Inspiration Not Found

0 comments
Udah lama bener ga post something di blog ini, mati suri!
Kadang kalo lagi ga di depan PC ada aja ide yang mau ditulis, tapi pas udah mencet keyboard menguap gitu aja tuh ide. Paling banter cuma bisa nulis separagraf abis itu stuck, trus buka facebook, twitter, kaskus, kompas.com, goal.com, detikcom, dll sampai akhirnya bener-bener ilang ga berbekas tuh ide.. hehe..

Oke yang paling sering jadi masalah tuh INSPIRASI. Biasanya bingung mau nulis apa, kalo udah bingung mau nulis kan males jadinya. Naaahh, jadi kesimpulannya, masalah sebenarnya ya MALES itu tadi.. :D
Buktinya kalo ga males jadi tuh tulisan ini, ya meskipun ga penting juga.. tapi kan intinya nambah postingan!!! hedeeehhh... -_____-

Sunday, October 9, 2011

Nasional Is Me

0 comments
Gue baru selesai baca buku Nasional.is.me, tanggal 09/10/2011 tadi beli di Gramedia Depok. Kebetulan buku ini gue juga yang nulis, maksudnya kebetulan sama nama depannya.. :D

Lo boleh cabut salah satu rambut gue kalo ga tergelitik rasa Nasionalisme-lo! Rambut mana aja deh! hehe.. Tapi beneran, buku ini bakal jadi salah satu buku non-fiksi yang bakal gue rekomendasiin ke temen-temen gue untuk dibaca. Di buku ini, lo akan dipaksa untuk melepas semua yang membuat lo pesimis kepada bangsa ini. *sambilbenerinkacamata

Seharusnya kita bisa lebih bangga pada bangsa ini, bangsa yang besar ini, dan memang sudah seharusnya kita bisa lebih optimis akan masa depan bangsa ini, tanah yang menjanjikan ini.
Kurang kaya apa kita? Tanah kita, budaya kita, laut kita bukankah semuanya mempesona?

Dari segi otak manusianya, ga kurang orang kita yang berprestasi di Olimpiade Matematika Fisika Kimia. Ilmuwan kita juga canggih-canggih, cuma emang kebanyakan yang canggih itu lagi di"pinjem" sama negara lain..
Olahraganya juga ga kalah kita, bulutangkis misalnya, langganan emas Olimpiade, trus perahu naga yang kemarin juga dapet emas di olimpiade, tuuh!
Lepas dari pemimpin, pemerintah, dan juga wakil kita sekarang yang kurang impresif, tapi gue yakin seyakin-yakinnya, suatu saat akan ada pemimpin yang bisa menyatukan dan memaksimalkan potensi bangsa ini.. :D

Dan bukan kebetulan kita lahir pada zaman ketika Indonesia sedang seperti sekarang ini, karena emang kita ditakdirkan untuk berkarya dan membangun bangsa ini menjadi lebih baik..! #IndonesiaUNITE

Tuesday, July 12, 2011

Muhammad - Martin Lings

0 comments
Akhirnya kebeli juga nih buku, Bismillah mudah-mudahan manfaat, ga cuma menuh-menuhin rak dan cuma jadi pajangan. Amin.. :D

Saturday, May 21, 2011

Jogja Tetap Istimewa

0 comments
Hampir seluruh bagian video klip ini diambil ketika Pisowanan Agung, Sidang Rakyat Yogyakarta tanggal 13 Desember 2010 terkait status keistimewaan Yogyakarta.
Meskipun tanpa sutradara dan konsep ndakik-ndakik, video klip ini akan mengingatkan kita akan peristiwa tersebut sepanjang masa. Banyak sekali tawaran untuk membuat video klip lagu Jogja Istimewa ini, tapi saya tidak bisa membayangkan bentuk lain. - Jogja Hiphop Foundation
Ketika ke-Istimewaan dipermasalahkan, mereka melawan dengan karya. Salut buat Jogja Hiphop Foundation. Dibawah ini video klipnya. Jogja Istimewa - Jogja Hiphop Foundation

Sunday, April 10, 2011

Yellow Shoes = Geek

0 comments
Sepatu gue rusak, Diadora putih, umurnya udah tiga tahun, eh belum ding, ya dua tahun something lah kira-kira. Sepatu serba guna kalo gue bilang. Buat jalan hayuuk, buat nongkrong ga pernah protes, buat maen futsal pun oke aja. Iya lah secara itu sepatu satu-satunya selain sepatu pantopel gue.. haha..

Kejadiannya hari sabtu, dua minggu kemarin. TKP-nya di lapangan futsal pinggir kali Ciliwung. Tersangkanya gue, di bantu teammate futsal gue pastinya, sementara timnya gue namain Pancoran Fogging FC. Gara-garanya tetep maen meski lagi ujan, walhasil sepatunya ngambek mangap sana-sini. Udah dilem sekarang, tapi gue tetep merasa perlu beli sepatu "khusus" futsal. Nanti gue jelaskan kenapa perlu penekanan pada kata "khusus". ;)

Next day, langsung deh hunting cari sepatu ke Blokemol (Blok M Mall, maksudnya). Kriteria utama : MURAH!!! (harap maklum -.- ).

Toko tujuan pertama Sport Stations, liat sepatu Nike, keren, seri paling murah sekitar 400an rebu. Lotto, seri lupa, 340rebu. Adidas paling murah harganya juga sekitar segitu, 400an rebu. Kesimpulannya GA ADA YANG MURAH di toko ini.. (_ __!)

Toko kedua, Matahari. Naah.. disini nih nemu sepatu merek League. Gue suka bukan karena modelnya yang keren atau beratnya yang enteng, tak lain tak bukan adalah karena League produk dalam negeri. Gini-gini gue juga nasionalis. (dalam negeri = murah, KLOP!).

Gue pilih warna kuning, ya kuning, masih belum jelas juga? KUNING!. Biarin dah kalian kata norak, tapi ini adalah alasan kenapa gue tekankan kata "khusus" di atas tadi. Kenapa kuning, karena dengan gue pilih sepatu futsal warna kuning, ga bakal gue berani pake itu sepatu kalo lagi jalan, even gue nge-date sama kucing pun ga bakal gue pake! Jadinya kan itu sepatu emang khusus buat futsal, ga bukan buat jalan, dan sebagainya. Hharapannya sih biar lebih awet gitu. Awet = Hemat bebzz... :p

Ini penampakan sepatu kuning League gue. (awas silauuu!)



By the way busway, kalo jalan, gue masih pake Diadora putih dengan bekas lem di samping kanan-kiri. ah rebel abisss! Oiya satu lagi, tentang judul Yellow shoes = Geek, sebenernya ga ada hubungannya juga sepatu kuning sama Geek, ngasal aja itu judulnya.. :p


Friday, April 8, 2011

Jin Belel wal Rebel

0 comments
Pertama-pertama gue akan cerita bagaimana makhluk satu ini ikut gue..
Alkisah, waktu itu gue kelas 1 Sekolah Menengah, lagi bongkar-bongkar lemari.bokap waktu nemu ini makhluk. Seekor Jin biru Levi's 502 Original. Dulu piaraan bokap gue jaman ABG. Gila gue bilang, umur jin-nya lebih tua dari umur gue!
Dulu mungkin waktu bokap gue beli bentuknya kira-kira seperti di bawah ini nih..


Makhluk ini masih seharga Empat puluh ribu rupiah jaman itu, tahun 80an lah, sekarang harganya sekitar Empat ratus ribu rupiah!!! yang Ori lho yaa, kalo yang made in poncol pasar Senen sih tetep empat puluh ribu.. ;p

Singkat cerita, langsung deh  jin ini jadi temen favorit gue kemana-mana, kecuali kalo lagi mandi, ya iya lah ngapain juga gue mandi pake ditemenin jin, mending kalo jinnya cewe'.. ;D

Nah saking seringnya gue pake, lama-lama makin tipis aja rambut si jin. (maksud gue, bahannya). Serta merta rambutnya juga udah mulai beruban jadi keputih-putihan (bukan keputihan! ;p) dan mulai rontok satu-satu. 

Paling kentara di bagian dengkul, makin tipis lama-lama bolong. Ditambah dengan keisengan tangan gue juga berandil memperbesar bolongan dan robekan didengkul itu jadi makin lebar, lebar, dan lebar.
Dan sekarang begini nih wujud terakhirnya.


Rebel abisss... Nyokap pernah bilang ke buat buang ini makhluk, udah gue buang eh balik-balik lagi juga. Udah pernah di buang di kutub utara pun malemnya dia udah ada di kamar gue lagi... ck..ckkc.kk.. bo'ong banget gue.. :D

Tapi beneran, sayang banget mau buang nya. Apa lagi gue sekarang di Jakarta dan bonyok di kampung sana, jadilah makhluk ini pengobat kangen gue ke mereka.. hiks.. #mewek #halah #haha.

Tuesday, April 5, 2011

Kamis, 10 Desember 1959

0 comments
#Intro : Baru aja mulai baca beberapa halaman buku SOE HOK GIE : Catatan Seorang Demonstran. Langsung shock ketika baca tulisan ini.

Kamis, 10 Desember 1959
Siang tadi ketika memomong kera, aku bertemu dengan seorang (bukan pengemis) yang tengah memakan kulit mangga. Rupanya ia kelaparan. Inilah gejala yang mulai nampak di ibukota. Dan kuberikan Rp. 2.50 dari uangku. Uangku hanya Rp. 2.50 waktu itu (Rp. 15 uang cadanganku).
Ya, dua kilometer dari pemakan kulit "paduka" kita mungkin lagi tertawa-tawa, makan-makan dengan istri-istrinya yang cantik. Dan kalau melihat gejala pemakan kulit itu, alangkah bangganya hatiku. "Kita, generasi kita, ditugaskan untuk memberantas generasi tua yang mengacau. Generasi kita yang menjadi hakim atas mereka yang dituduh koruptor-koruptor tua, seperti Iskak, Djodi, Dahjar, dan Ibnu Sutowo (nama pejabat tinggi -red). Kitalah yang dijadikan generasi yang akan memakmurkan Indonesia."
Yang berkuasa sekarang adalah orang-orang yang dibesarkan di zaman Hindia Belanda almarhum. Mereka adalah pejuang-pejuang kemerdekaan yang gigih. Lihatlah Sukarno, Hatta, Sjahrir, Ali, dan sebagainya. Tapi kini mereka telah menghianati apa yang diperjuangkan. Sukarno telah berhianat terhadap kemerdekaan. Yamin telah memalsukan (atau masih dalam zaman romantik) sejarah Indonesia. Hatta tak berani menyatakan kebenaran (walau kadang-kadang ia menyatakan). Dan rakyat makin lama makin menderita. "Aku besertamu, orang-orang yang malang". 
Indonesia sekarang turun, dan selama tantangan sejarah belum dapat dijawabnya, ia akan hancur. "Tanahku yang malang". Harga barang membubung, semua makin payah. Gerombolan menteror. Tentara menteror. Semua menjadi teror.
Siapakah yang bertanggung jawab atas hal ini? Mereka generasi tua : Sukarno, Ali Iskak, Lie Kiat Teng, Ong Eng Die, semuanya pemimpin-pemimpin yang harus ditembak di lapangan banteng. Cuma pada kebenaran masih kita harapkan. Dan radio masih berteriak-teriak menyebarkan kebohongan. Kebenaran cuma ada di langit dan dunia hanyalah palsu, palsu.

Kalo ga salah, Hok-Gie lahir 17 Desember 1942. Bayangin, dia baru berumur tujuh belas tahun ketika nulis ini!!!

Saturday, May 30, 2009

Matahari, bumi, dan bulan tentu saja

0 comments
Aku menganalogikan hubungan antara kau dan dia seperti matahari, bumi, dan bulan. Dialah bumi dan kaulah bulan.

Kawan, tak bisa dipungkiri bahwasanya kalian berotasi pada poros hidup ini dengan masing-masing ego kalian.

Kau bulan, akan tetap setia mengikat sekeliling bumi dengan tali-tali cinta yang kau miliki.. Masih kau bulan, yang pancarkan terang ketika bumi kedinginan dalam malam-malam kelam.. Tak peduli sabit atau purnama, kau tetaplah bulan yang anggun dalam gelap malam.

Lalu bumi? Dia adalah tempat bulan menggantungkan diri.. Gravitasi cinta agar purnama tak lepas dari genggaman dan sabit tak hilang dari pandangan.

Tahukah sahabat, siapakah yang kusebut matahari? Dia adalah komitmen.. Janji sehidup semati antara bulan dan bumi untuk bersama mengitari orbit hidup ini yg penuh dengan meteor meteorit yang siap melantakkan kalian.


*untuk teman, yang telah menceritakan kisahnya malam itu.. Jangan cengeng ah.. ;)*